Posts

Showing posts with the label KESEHATAN

Cara Mengobati Kucing Kesayangan Dari Pilek Atau Flu

Image
Mengatasi kucing peliharaan dari pilek atau flu yang tak kunjung sembuh. Kita berawal dari pertanyaan dibawah ini: "Aku bingung banget kucingku pilek dan flu sudah berbulan-bulan tidak sembuh-sembuh, padahal obat dari klinik sudah dikasik terus. Apa sih obat yang manjur buat pilek dan flu kucing?".

Apa itu Virus Corona Dan Bagaimana Cara Penanganannya

Image
Apa itu Corona atau Covid 19? Beberapa ahli medis menyimpulkan bahwa virus corona baru yang kemudian dikenal sebagai Corona Virus Disease 2019 disingkat Covid 19 oleh WHO adalah penyakit yang bersifat zoonotic, atau menular dari binatang. Pendapat ini tidak sepenuhnya terbukti secara medis, ia masih hipotesis. Penelusuran asal usul wabah virus corona dengan pasien pertama kali, oleh banyak aktivis internasional, menunjukkan bahwa virus corona tidak berasal di Wuhan, atau pasar lauk pauk segar di Wuhan. Amerika Serikat pada kisaran bulan September sudah terjangkit wabah yang mirip dengan wabah virus corona di Wuhan, yaitu flu yang diakhiri dengan radang paru-paru akut, yang menyebabkan kematian. Asal usul virus corona ini sudah dijabarkan pada artikel saya sebelumnya. Sekarang, untuk mengetahui dengan jelas apa itu Covid 19, diperlukan penjelasan klinis dan medis. Saya bukan ahli medis, tetapi saya merujuk pada para ahli medis untuk menjelaskan Covid 19. Virus coron

Cara Mengatasi Bau Kotoran Pada Peternakan Dekat Pemukiman Warga

Image
Dampak Positif Peternakan Sapi, Kambing, Domba, dan Ayam Dekat dengan Pemukiman warga. Meningkatkan Taraf Perekonomian. Rumah yang berada di dekat peternakan dan keluarga dapat menekan biaya peternakan dengan memanfaatkan lingkngan sekitar rumah sebagai lahan peternakan. Selain itu, dapat menghemat biaya akses transportasi karena lokasi peternakan yang tidak terlalu jauh dari area rumah. Usaha peternakan juga dapat dilakukan sendiri sebagai pekerjaan utama maupun sambilan. Hasil dari ternak berupa susu, daging, maupun telur dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Kumpulan Situs Resmi Tentang Covid19 - Virus Corona

Image
Virus Covid19 atau Corona ini banyak masyarakat yang menyepelekan, meski menurut kami mereka tidak salah sebab mereka belum mengalaminya baik dirinya sendiri maupun keluarganya. Terlepas dari siapa yang diuntungkan dan dirugikan apa salahnya kita mencoba hibernasi di rumah, hitung-hitung buat mengurangi polusi udara,

MANAJEMEN KESEHATAN HEWAN

DIET TERAPI PANKREATITIS PADA ANJING ETIOLOGI DAN PATOGENESIS Penyebab primer dari pankreatitis masih belum diketahui. Pankreatitis primer akut diduga penyebabnya dari apa yang hewan itu makan. Pada umumnya memiliki riwayat diet lemak tinggi atau sisa-sisa makanan dari tempat sampah. Pakan tinggi lemak merupakan penyebab paling signifikan atas penyakit pankreatitis akut. Pakan yang memiliki potensi tinggi dalam menstimulasi sekresi enzim pankreatik, dipercaya merupakan penyebab pankreatitis akut. Protein dan lemak merupakan stimulator yang paling poten. Hewan-hewan dengan produksi enzim pencernaan pancreas yang cukup banyak, dapat lebih rawan menderita pankreatitis akut. Hewan yang kekurangan nutrisi justru lebih tidak rawan untuk terkena penyakit ini jika diberikan pakan tinggi protein dan lemak.

Apa Itu Scalling Dan Bagaimana Prosedur Scalling

Scalling Pengertian Scaling adalah proses menghilangkan karang gigi atau plak dari permukaan gigi. Scaling atau pembersihan karang gigi dilakukan oleh dokter untuk menghilangkan atau membersihkan kalkulus dan plak yang menumpuk pada gigi (Correa et al.,2016). Seiring perjalanan waktu, plak yang menumpuk akan menyebabkan gusi menjadi meradang dan berdarah. Radang ini akan mengarah pada tahap awal penyakit gusi yang disebut gingivitis. Radang gusi yang tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan poket periodontal yang dapat menciptakan lebih banyak lagi kerusakan. Struktur pendukung gigi akan mulai rusak dan gigi kemudian akan mulai melonggar ( Robinson, 2002 ). Prosedur Scalling Sebelum dilakukan scaling, dilakukan anamnesis dan pemeriksaan keadaan gigi pasien secara ekstra dan intra-oral. Secara ekstra-oral akan dilakukan anamnesis dan dilihat apakah ada pembengkakan kelenjar limfe di kepala dan leher sebagai tanda adanya penyebaran infeksi. Pemeriksaan selanj

Jenis Gangguan Pada Gigi Anjing

Plak/Plaque Penyakit periodontal adalah penyakit mulut yang paling umum pada anjing dengan lebih dari 80% hewan yang terserang (Riggio et al., 2011). Plak adalah salah satu penyakit peiodontal yang berupa lapisan terstruktur berwarna kuning yang melekat erat pada jaringan padat intraoral (Niemic, 2013). Plak merupakan selaput halusyang menempel atau melekat pada gigi akibat kontaminasi dari bakteri yang ada pada air liur dan sisa makanan yang menempel pada gigi. Bakteri dan produk bakteri dapat menyebabkan peradangan pada jaringan lunak. Plak kemudian akan termineralisasi untuk membentuk kalkulus, yang bermigrasi ke sulkus gingiva, menyebabkan peradangan tambahan, kehilangan ligamen periodontal, serta dapat menyebabkan kehilangan gigi (Ford dan Mazzaferro, 2007). Masalah medis yang mempengaruhi rongga mulut anjing harus diidentifikasi sejak dini pada tahap awal, sehingga hewan dapat diobati sebelum menunjukkan gangguan sistemik sekunder serius terkait dengan kekurangan

Anatomi dan Fisiologi Gigi Anjing

Setiap gigi memiliki mahkota (diatas gusi) dan satu atau lebih akar (dibawah gusi). Sebagian besar gigi dewasa terdiri dari dentin yaitu ditutupi oleh enamel pada mahkota dan oleh sementum di akar. Bagian tengah gigi mengandung pula atau sistem endodontik. Enamel Enamel adalah jaringan paling keras dan termineralisasi di dalam tubuh. Tidak memiliki saraf atau suplai darah. Kandungan anorganik dari enamel dewasa berjumlah 96-97% dari berat, sisanya bahan organik dan air. Bahan organik terdiri dari kristal kalsium. Hidroksiapatit disusun dalam suatu model di sudut kanan permukaan gigi. Kandungan organik terbuat dari protein dan peptida terlarut dan tidak terlarut (Gorrel, 2004). Enamel gigi anjig lebih tipis dibandingkan dengan gigi manusia, umumnya berukuran 0,5 mm tebalnya. Formula gigi pada anjing adalah : Gigi susu = 2x (I 3/3; C 1/; P 3/3) = 28 Gigi permanen = 2x (I 3/3; C 1/1; P 4/4; M 2/3) = 42 Dentin Komposisi dentin pada berat basah adalah 70% bahan anorganik, 18

UROLITIASIS DAN SISTOTOMI PADA ANJING

Urolithiasis adalah pembentukan batu ginjal atau kristal dalam sistem urinari. Penyakit ini terjadi karena komposisi pakan yang tidak sehat dan ketidakseimbangan nutrisi. Penyakit ini terjadi pada manusia maupun hewan. Kejadian pada manusia dan   hewan banyak dilaporkan, namun jarang ditemui urolithiasis pada kucing, terutama kucing betina. Dry food untuk kucing dan anjing dapat menyebabkan terjadinya lower urineary tract disease. Selama ini urolithiasis dilaporkan karena adanya penumpukn kristal stuvite, kalsium oksalat, dan asam urat. R as kucing Himalayan dan Persian merupakan kucing yang paling sering mengalami urolith karena penumpukan kristal struvite (Houston, 2007). Pada anjing berukuran kecil sampai medium, seperti Miniature Schnauzer, Lhasa Apso, Yorkshire Terrier, Miniature Poodle, Shih Tzu, dan Bichon Frise, k ristal struvite dan kalsium oksalat merupakan penyebab urolith yang paling sering terbentuk . Sedangkan anjing Dalmatian adalah ras anjing yang memiliki faktor pred

Mengenali Faktor-faktor SAPI SULIT BUNTING

Sapi kawin berulang ( repeat breeding ) adalah sapi betina yang mempunyai siklus dan periode birahi yang normal yang sudah dikawinkan 2 kali atau lebih dengan pejantan fertil atau diinseminasi dengan semen pejantan fertil tetapi tetap belum bunting (Toelihere, 1981).   Kawin berulang bisa menjadi faktor utama ketidaksuburan. Kawin berulang dapat terjadi apabila sapi betina yang belum bunting setelah tiga kali atau lebih kawin. Dalam kelompok hewan fertil yang normal, dimana kecepatan pembuahan biasanya 50-55%, kira-kira 9-12% sapi betina menjadi sapi yang kawin berulang (Brunner, 1984).  

Aneh Tapi Nyata, Sapi Tetap Hidup dengan Lubang Diperutnya Akibat Bakteri

Bakteri         Pada sistem digesti sapi, metabolisme energinya dibantu oleh mikroorganisme berupa protozoa, mikologi atau jamur, dan juga bakteri. Di dalam sistem pencernaan sapi, bakteri memegang peranan penting dalam membantu fermentasi pada rumen sehingga dihasilkan produk sampingan dari baketri tersebut berupa asam lemak volatil (VLA) untuk metabolisme tubuhnya. Namun bakteri juga dapat bersifat patogenesis. Kapan bakteri tersebut dikatakan bersifat patogenesis? Yaitu ketika bakteri tersebut membawa gen yang menyebabkan gangguan atau penyakit terhadap sapi (anonim, 2014) dan secret ang dikeluarkannya.

Metode Uji Serologi

Uji Serologi Uji serologis merupakan sebuah metode yang digunakan untuk melihat gambaran titer antibodi di dalam tubuh ayam. Pengaplikasian uji serologis ini kurang lebih ada 4 tujuan, satu diantaranya ialah untuk memantau hasil vaksinasi. Dalam perkembangannya, peternak mulai menyadari perlunya melakukan uji serologis terlebih lagi dengan semakin banyaknya jenis penyakit atau padatnya jadwal vaksinasi. Melalui uji serologis, pelaksanaan vaksinasi ulang pun menjadi lebih tepat. Selain itu, hasil uji serologis juga dapat digunakan sebagai peneguhan diagnosa suatu penyakit. Titer antibodi dari penyakit viral seperti Newcastle diseases (ND), avian influenza (AI), infectious bursal disease (IBD/gumboro), infectious bronchitis (IB) dan egg drops syndrome (EDS) maupun penyakit bakterial yaitu korisa, salmonella dan chronic respiratory disease (CRD) dapat diketahui melalui uji serologis.

Cara Pembuatan Simplisia Dari Bahan Herbal Yang Benar

Pengertian Simplisia Menurut Utami tahun 2003, simplisia merupakan bentuk sajian tanaman obat yang belum tercampur dan belum diolah. Simplisia ini biasanya berbentuk sudah siap untuk direbus sehingga tersedia dalam keadaaan bersih dan kering. Tahapan pembuatan Pada umumnya pembuatan simplisia melalui tahapan sebagai berikut: Pengumpulan bahan baku: kualitas bahan baku simplisia sangat dipengaruhi beberapa faktor, seperti : umur tumbuhan atau bagian tumbuhan pada waktu panen, bagian tumbuhan, waktu panen dan lingkungan tempat tumbuh. Sortasi basah: Sortasi basah dilakukan untuk memisahkan kotoran-kotoran atau bahan asing lainnya setelah dilakukan pencucian dan perajangan. Pencucian: dilakukan untuk menghilangkan tanah dan pengotoran lainnya yang melekat pada bahan simplisia. Pencucian dilakukan dengan air bersih. Perajangan Pengeringan: mendapatkan simplisia yang tidak mudah rusak, sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Dengan mengurangi kadar air dan menghe

Pengobatan Pyometra Pada Hewan Kecil

Image
Pyometra berasal dari kata pyo artinya nanah dan metra artinya uterus. Pyometra berarti peradangan yang kronis dari mukosa uterus (endometrium)yang ditandai dengan adanya pengumpulan nanah dalam uterus, dapat menyebabkan gangguan reproduksi yang bersifat sementara (infertil) atau permanen (majir). Kasus Pyometra secara sepintas mirip dengan sapi yang sedang bunting karena keduanya menyebabkan pembesaran perut. Oleh karena itu perlu dibedakan antara keduanya. Pengobatan awal ditujukan kepada upaya membuka serviks dan kontraksi uterus sehingga nanah dapat dipaksa mengalir ke luar, diikuti dengan mengadakan irigasi dengan obat antiseptik dengan maksud untuk membersihkan sisa-sisa nanah dalam uterus, kemudian diobati dengan antibiotika dengan maksud untuk membunuh mikroorganisme penyebabnya. Pada kasus pyometra pada prinsipnya semua jenis antiseptik dapat digunakan untuk irigasi. Tetapi dianjurkan adalah antiseptik yang paling ringan dalam menimbulkan iritasi pada selaput lendir end

Stadium Dan Morfologi Ektoparasit - Kelinci Wolfii dan Mulleri

Ektoparasit Klasifikasi arthropoda terdiri tujuh subfilum, tetapi beberapa diantara mereka tidak penting dipandang dari sudut parasitologi veteriner. Filum ARTHROPODA Subfilium   Trilobita Subfilum     Chelicerata Kelas: Merostomata, Arachnida , Pycnogonida Subfilum Crustacea Kelas: Ranchiopoda, Copepoda, Ostracoda, Cirripedia,   Malacostraca,   Brachyura Subfilum Urinamia Kelas: Onychopora, Diplopoda,   Chilopoda, Pauropoda, Symphila, Entomorpha,   Insecta.

Fungsi Dan Sintesis Hormon Pada Kelinci Wolfii Dan Mulleri

Image
Sebelum membahas topik Sintesis Hormon lebih jauh, hal yang juga penting diketahui mengenai klasifikasi hormon itu sendiri.   Klasifikasi Hormon Hormon merupakan senyawa kimia yang disintesis dari kelenjar endokrin untuk memacu kerja fisiologis dan biokimia dari suatu organ. Hormon dapat diklasifikasikan berdasarkan struktur kimianya,   fungsinya, atau kelarutannya. Berdasarkan struktur kimianya, hormon dapat dibedakan menjadi: Derivat asam amino Peptida/protein Steroid. Berdasarkan fungsinya, hormon dapat dibedakan menjadi: Pertumbuhan dan diferensiasi Regulasi metabolisme Proses digesti Homeostasis

Organogenesis Sistem Reproduksi Pada Kelinci Wolfii dan Mulleri

Image
Sistem reproduksi berasal dari genital ridge yang terdiri atas sel-sel germinal primitif, epitel germinal serta jaringan rete dari mesonefros. Pada awalnya, gonad bersifat indiferen (bipotensial), sehingga belum bisa dibedakan antara ovarium dan testis. Genital ridge tersusun dari: Gamet, yaitu sel induk benih dari endoderm sakus vitelinus dengan gerak amuboid menuju genital ridge Sel interstitial yang berasal dari mesenkim mesoderm Epitel mesoderm, yaitu epitel selapis genital ridge yang berbentuk sek cord Genital ridge terbagi menjadi: Korteks, pada jantan mengalami degenerasi sedangkan pada betina korteks berkembang dan mengandung sel germinal betina (oogonium) membentuk ovarium. Medula, pada jantan membentuk tubuli seminiferi yang terisi sel germinal jantan (spermatogonia) dan jartingan interstitiel testis, sedangkan pada betina tidak berkembang . Penggantung, penggatung testis disebut mesorchium, sedangkan penggantung ovarium disebut mesovarium

Catatan Penting Pembuatan Obat Cair

Hal-hal Penting Dalam Pembuatan Obat Cair Kelarutan Menurut Syamsuni (2012), zat yang mudah larut memerlukan sedikit pelarut, sedangkan zat yang sukar larut memrlukan banyak pelarut. Kelarutan zat anorganik yang digunakan dalam farmasi umumnya adalah: Dapat larut dalam air Semua garam klorida larut kecuali AgCl, PbCl2, Hg2Cl2 Semua garam nitrat larut, kecuali nitrat basa seperti bismut subnitrat. Semua garam sulfat larut kecuali BaSO4, PbSO4, CaSO4 (sedikit larut). Tidak larut dalam air Semua garam karbonat tidak larut dalam air, kecuali K2CO3, Na2CO3, (NH4)CO3 Semua oksida dan hidroksida tidak larut dalam air, kecuali KOH, NaOH, BaO dan Ba(OH)2. Semua garam fosfat tidak larut dalam air, kecuali K3PO4, Na3PO4, (NH4)3PO4. (Syamsuni, 2012).

Penjelasan Mekanisme Kerja Obat

Mekanisme Kerja Obat Kasus Nomor 1 Mekanisme Kerja Aminophyline   Aminophyline adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai gangguan pernapasan, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis, bronchitis dan emfisema. Aminophylline bekerja dengan cara membuka saluran pernapasan di paru-paru, sehingga udara dapat mengalir ke dalam paru tanpa hambatan. Kondisi ini akan membuat pernapasan menjadi lega dan membantu meringankan gejala batuk dan sesak napas (Soemantri, 2007). Mekanisme Kerja Efedrin HCL   Efedrin HCL merupakan derivate adrenalin yang memiliki efek sentral lebih kuat dengan efek bronchodilatasi lebih ringan dan bertahan lebih lama (4 jam). Resorpsinya baik dan dalam waktu setengah sampai satu jam sudah terjadi bronchodilatasi. Di dalam hati sebagian zat dirombak, ekskresinya terutama lewat urin secara utuh (Tjay dan Rahardja, 2013). Mekanisme Kerja Phenobarbital   Phenobarbital adalah obat untuk mengendalikan dan mengurangi kejang. Phenobarbital b

Untung Ruginya Pelet Dan Pil

Image
PENGERTIAN PELET Pelet atau implant adalah sediaan dengan massa padat steril berukuran kecil berisi obat dengan kemurnian tinggi (dengan atau tanpa eksipien), dibuat dengan cara pengempaan atau percetakan. Implant atau pellet dimaksudkan untuk ditanam di dalam tubuh (biasanya secara subkutan) dengan tujuan untuk memperoleh pelepasan obat secara berkesinambungan dalam jangka waktu lama (Elmitra, 2017). Keuntungan Pelet Sediaan obat pelet bersifat steril dan memberikan efek sistemik yang lama karena dicangkokkan dibawah kulit, misalnya obat-obat hormone kelamin (Elmitra, 2017) Kerugian Pelet Sediaan bentuk obat pelet memiliki resorpsi yang lambat. Satu pellet dapat melepaskan zat aktifnya secara perlahan selama 3-5 bulan (Elmitra, 2017).