Posts

Showing posts with the label Naskah Drama Teater

MALAM TERAKHIR Karya Yukio Mishima

Image
  MALAM TERAKHIR (Sotoba Komachi) Karya : Yukio Mishima Diterjemahkan oleh Toto Sudarto Bachtiar Para Pelaku : PEREMPUAN TUA PENYAIR Laki-Laki Pertama Laki-Laki Kedua Laki-Laki Ketiga Perempuan Pertama Perempuan Kedua Perempuan Ketiga Agen Polisi Beberapa Penari Beberapa Pasangan Kekasih Beberapa Pengemis Beberapa Pelayan Rumah Makan PEREMPUAN TUA Satu ditambah satu, dua, dua ditambah dua lagi, empat… (Dia memegang sebuah puntung rokok di bawah cahaya lampu, danketika dilihatnya rokok itu masih cukup panjang, dia kemudian pergi menuju pasangan kekasih di sebelah kirinya untuk meminta api. Sesudah itu dia duduk lagi dan mengisap rokoknya. Setelah beberapa isap dia memadamkan lagi sigaretnya, dan melemparkannya ke samping puntung-puntung rokok lainnya di atas sehelai kertas Koran. Kemudian dia mulai menghitung lagi) Satu ditambah satu, dua; dua ditambah dua, empat… PENYAIR : ( Pergi berdiri di belakang perempuan tua itu dan memperhatikan apa yang sedang dilkukannya

Naskah ORANG KASAR Karya Anton Chekov

ORANG KASAR Drama Komedi Satu Babak Karya ANTON CHEKOV Saduran WS RENDRA Pelaku: NYONYA MARTOPO           : Janda muda, gundik seorang pemilik tanah BAITUL BILAL                      : Seorang pemilik perkebunan MANDOR DARMO                : Yangan Kanan Nyonya Martopo TIGA ORANG PEKERJA Kejadian : Masa kini Tempat kejadian :

Naskah AKU SANG PRESIDEN Karya HERMANA HMT

AKU SANG PRESIDEN Oleh HERMANA HMT Sampai detik ini aku tidak mengerti. Kenapa mereka begitu bodoh dan mudah dibodohi? Padahal sejarah telah membuktikan, bahwa hidup ini benyak tipu daya. Tapi orang-orang itu masih saja banyak terperdaya. Sungguh aneh. Barangkali aku tidak boleh mengerti? Atau terpaksa harus mengerti walau tidak mengerti sama sekali. Luar biasa, aku bisa hidup senang dalam situasi absurd akan kehidupan ini. Segalanya mudah kudapatkan, dari urusan uang, perempuan sampai pada urusan tektek bengek. Bablas bebas hambatan. Gus Sar, Gus Sar. Kamu suguh beruntung.

PACAR (THE LOVER) KARYA HAROLD PINTER

Panggung terbagi dua daerah (area). Di sebelah kanan ruang duduk dengan ruangan depan dan pintu depan di up centre. Kamar tidur dan dan balkon sejajar, di sebelah kiri. Ada tangga menuju ke tempat tidur. Dapur ada di sebelah kanan off stage. Sebuah meja dengan taplak beludru pajangan terletak di dinding kiri ruang duduk, contra stage. Di ruang depan ada lemari kecil. Segala perabotan disusun dengan penuh selera dan suasananya mengesankan. Sarah sedang membereskan dan membersihkan asbak di ruang duduk. Pagi hari dengan menggunakan gaun pagi yang riang dan segar serta sopan. Ricard masuk dari kamar mandi ke kamar tidur, off stage kiri, mengambil jas kantor dari lemari, menghampiri Sarah, menciumnya di pipi, ia memandang kepada istrinya sambil tersenyum, Sarah tersenyum juga. ADEGAN 1 RICHARD: (DENGAN RAMAH) Pacarmu datang hari ini? SARAH     : He….eh. RICHARD: Jam berapa? SARAH     : Tiga. RICHARD: Apa acara kalian malam ini….ke luar apa di rumah saja? SARAH    

Naskah Drama Teater - PETANG di TAMAN

PETANG di TAMAN  K a r y a : Iwan Simatupang K a r y a            : Iwan Simatupang      Para Pemain      Orang Tua, OT        :      Lelaki Separuh Baya, LSB    :      Penjual Balon, PB        :      Wanita, W            :      Pemuda, Pa            :      Pemudi, Pi            :       Berlaku    :    Di sebuah taman, dalam jangka waktu kurang lebih            satu jam, terus menerus. Property      :    Taman - Bangku ORANG TUA MASUK BATUK-BATUK, DUDUK DI BANGKU. MASUK LAGI LELAKI SEPAROH BAYA, DUDUK DI BANGKU. Lelaki    Mau hujan. Orang Tua    Apa ? Lelaki    Hari mau hujan. Langit mendung. Orang Tua    Ini musim hujan ? Lelaki    Bukan. Musim kemarau. Orang Tua    Dimusim kemarau, hujan tak turun. Lelaki    Kata siapa ? BUNYI GURUH Orang Tua    Ini bulan apa ? Lelaki    Entah. Orang Tua    Kalau begitu saya benar. Ini musim hujan. Lelaki    Bulan apa kini rupanya ? Orang Tua    Entah. Lelaki    Kalau begitu, saya benar, ini musin kemarau. Orang Tua    Salah seorang dari kita me

Naskah Drama - THE LOVER KARYA HAROLD PINTER

Image
PACAR (THE LOVER) KARYA: HAROLD PINTER Panggung terbagi dua daerah (area). Di sebelah kanan ruang duduk dengan ruangan depan dan pintu depan di up centre. Kamar tidur dan dan balkon sejajar, di sebelah kiri. Ada tangga menuju ke tempat tidur. Dapur ada di sebelah kanan off stage. Sebuah meja dengan taplak beludru pajangan terletak di dinding kiri ruang duduk, contra stage. Di ruang depan ada lemari kecil. Segala perabotan disusun dengan penuh selera dan suasananya mengesankan. Sarah sedang membereskan dan membersihkan asbak di ruang duduk. Pagi hari dengan menggunakan gaun pagi yang riang dan segar serta sopan. Ricard masuk dari kamar mandi ke kamar tidur, off stage kiri, mengambil jas kantor dari lemari, menghampiri Sarah, menciumnya di pipi, ia memandang kepada istrinya sambil tersenyum, Sarah tersenyum juga.

ARWAH-ARWAH KARYA W.B. YEATS

Image
BENGKEL TEATER PPPG KESENIAN YOGYAKARTA 2004 ARWAH-ARWAH KARYA W.B. YEATS TERJEMAHAN SUYATNA ANIRUN RERUNTUHAN RUMAH, SEBATANG POHON TAK BERDAUN PEMUDA    :    Setengah pintu, pintu tengah         Kesana kemari siang dan malam         Memikul beban, ke bukit dan ke lembah         Mendengar kau bicara saja. ORANG TUA    :    Perhatikan rumah itu. Kuingat kisah dan leluconnya. Kuingat apa yang dikatakan si pelayan kepada si penjaga mabuk pada pertengahan Oktober, tapi aku tak bisa. Dimana kisah dan lelucon sebuah rumah kalau ambang pintunya dipakai memperbaiki kandang babi?