Posts

Showing posts with the label Dunia Hewan

Pengobatan Pyometra Pada Hewan Kecil

Image
Pyometra berasal dari kata pyo artinya nanah dan metra artinya uterus. Pyometra berarti peradangan yang kronis dari mukosa uterus (endometrium)yang ditandai dengan adanya pengumpulan nanah dalam uterus, dapat menyebabkan gangguan reproduksi yang bersifat sementara (infertil) atau permanen (majir). Kasus Pyometra secara sepintas mirip dengan sapi yang sedang bunting karena keduanya menyebabkan pembesaran perut. Oleh karena itu perlu dibedakan antara keduanya. Pengobatan awal ditujukan kepada upaya membuka serviks dan kontraksi uterus sehingga nanah dapat dipaksa mengalir ke luar, diikuti dengan mengadakan irigasi dengan obat antiseptik dengan maksud untuk membersihkan sisa-sisa nanah dalam uterus, kemudian diobati dengan antibiotika dengan maksud untuk membunuh mikroorganisme penyebabnya. Pada kasus pyometra pada prinsipnya semua jenis antiseptik dapat digunakan untuk irigasi. Tetapi dianjurkan adalah antiseptik yang paling ringan dalam menimbulkan iritasi pada selaput lendir end

Cara Melakukan Nekropsi

Image
Cara melakukan nekropsi Nekropsi merupakan autopsi yang dilakukan pada hewan. (Brown,2012). Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat nekropsi Mendapatkan sejarah Memeriksa kondisi eksternal hewan Membuka tubuh Mengeluarkan organ dan sampling organ Memeriksa sampel Menuliskan laporan (Brown,2012) Mendapatkan Sejarah (Anamnesa) Data sejarah yang lengkap dari individual ataupun kawanan hewan tersebut harus didapatkan.  Data ini harus mengandung : umur , breed, jenis kelamin, kondisi peternakan (termasuk perkandangan dan pakan), gejala klinis, dan semua treatment yang pernah dilakukan. (Brown, 2012) Memeriksa kondisi eksternal hewan Melihat sekujur tubuh, apakah terdapat luka gigitan, bekas setruman, ataupun trauma Evaluasi secara umum status nutrisi dan cairan Lihat lubang eksternal, apakah terdapat leleran, dan lihat warna dari membran mukosa Apakah terdapat lesi pada kulit ataupun parasite (Brown,2012) Membuka tubuh Anjing diletakkan diatas meja sek

Agen Penyebab Penyakit Distemper & Cara Mengobati Pada Anjing

Image
Agen penyebab penyakit distemper, gejala klinis dan patogenesisnya Penyakit distemper pada anjing merupakan penyakit viral yang bersifat multisistemik diantaranya sistem pernafasan, pencernaan, urinaria, saraf pusat dan sistem lainnya. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Canine Distemper (VCD) family virus morbili. Penyakit distemper memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi terutama pada populasi anjing yang tidak divaksinasi (Apple dan Gillespie, 1972; Fenner et al., 1993). Anjing yang terserang penyakit distemper biasanya yang berumur muda, terutama anak anjing yang tidak divaksin secara lengkap. Anjing yang diserang umumnya berumur kurang dari satu tahun (Krakowka dan Koestner, 1976). Hal ini terjadi karena pada umur ini terjadi penurunan antibodi maternal, tingkat stres yang tinggi pada masa pertumbuhan, dan serangan penyakit lain yang menurunkan kondisi tubuh (Suartha et al., 2008). Tetapi belum ada laporan adanya perbedaan lesi histopatologi antara anjing muda d

Teknik Laparatomi Operasi Anjing Yang Sulit Melahirkan

Image
Operasi merupakan tindakan terstruktur dalam bidang medis yang dilakukan pada obyek baik hewan maupun manusia untuk mengatasi suatu masalah kesehatan serius. Tindakan operasi yang akan dilakukan khususnya pada hewan harus mempertimbangkan kondisi fisik hewan, keadaan ekonomi pemilik, dan tingkat keparahan penyakit yang diderita. Dan penting juga sebelum tindakan operasi dilakukan, harus cermat dalam menegakkan diagnosis, prognosis, dan memastikan kesesuaian indikasi tindakan medis yang akan dipilih apakah membutuhkan operasi atau tidak. Karena apabila suatu tindakan operasi dilakukan tanpa memperhatikan diagnosis pada pasien maka dapat berdampak merugikan bagi pasien itu sendiri mulai dari resiko ringan sampai mengancam jiwa. Namun apabila memang pasien membutuhkan tindakan operasi maka perlu dilakukan persiapan – persiapan khusus sebelum dan sesudah operasi.Keberhasilan suatu kegiatan operasi hewan tidak terlepas dari persiapan –persiapannya baik persiapan sebelum operasi (pre operasi

Pengertian Rumah Potong Hewan & Persyaratannya

"DAGING SAPI SEGAR DI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN" Pengertian rumah potong hewan dan Persyaratannya Kompleks bangunan dengan disain dan konstruksi khusus yang memenuhi persyaratan teknis dan hygiene tertentu serta digunakan sebagai tempat memotong hewan potong selain ungags bagi konsumsi masyarakat (Anonim, 2008). Bagian-bagian rumah potong hewan Secara umum, rumah potong memiliki 2 bagian produk yaitu daerah bersih dan daerah kotor. Daerah kotor yaitu daerah dengan tingkat kontaminasi baik kimia, fisika atau mikrobiologi yang tinggi. Sedangkan daerah bersih adalah daerah dengan tingkat kontaminasi yang rendah. Pada RPH sapi, daerah kotor meliputi kandang peristirahatan, ruang pemotongan, tempat pembersihan isi perut dan pengolahan limbah. Sedangkan daerah bersih meliputi kamar pelayuan daging, kamar pendinginan dan kamar parting. (Nurhadi,2012). Syarat rumah potong hewan Lokasi Tidak bertentangan dengan Rencana UmumTata Ruang (RUTR), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan

Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik - CPOHB

“PELANGGARAN UNDANG-UNDANG VETERINER” CPOHB (Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik) merupakan salah satu rambu pengaman dan sebagai salah satu bentuk sistem pengawasan kualitas secara dini sejak produksi.Sistim produksi dirancang untuk menjamin obat hewan yang diproduksi dengan mutu dan jumlah yang benar sesuai dengan SOP. CPOHB diterapkan untuk memperoleh jaminan mutu obat hewan sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing obat hewan produk dalam negeri.

Cara Melakukan Isolasi Dan Identifikasi Virus ORF

Image
Skenario ORF pada Kambing, yaitu : “Diskusikan bagaimana cara melakukan Isolasi dan Identifikasi virus ORF.” Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Dalam sel inang, virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya (Pelezar and Chan, 1986).

Mengenal Karakter Umum Nematoda

Image
Nematoda adalah cacing yang berbentuk bulat panjang (gilik) atau seperti benang.  Istilah Nematoda berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu nema yang berarti berenang dan ode yang berarti seperti. Nematoda merupakan heawn tripoplastik dan pseudoselomata (berongga tubuh semu). Ukuran dan Bentuk Tubuh Nematoda Nematoda mempunya bentuk tubuh dan ukuran yang beragam mulai dibawah ukuran 1mm hingga lebih dari 1 m. Nematoda hidup di air tawar dan darat, umumnya berukuran kurang dari 1mm, sedangkan hidup di laut mencapai 5 cm. Cacing betina berukuran lebih besar yang dibandingkan dengan cacing jantan. Individu jantan mempunyai ujung posterior yang berbentuk kait. Nematoda  mempunyai bentuk segmen dengan tubuh silindris atau bulat panjang (gilik), dan tidak bersegmen. Bagian dari anterior atau daerah mulut tampak simetri radial, dan semakin ke arah posterior membentuk ujung yang meruncing.

11 Sistem Tubuh Utama Berkontribusi Penting Dalam Homeostasis

Image
Lingkungan internal tubuh yg harus dipertahankan homeostasisnya adalah: Konsentrasi molekul nutrisi Konsentrasi O2 & CO2 Konsentrasi zat sisa pH Konsentrasi cairan, garam & elektrolit Suhu Volume & tekanan Terdapat sebelas sistem tubuh utama yang berkontribusi terpenting untuk homeostasis Sistem sirkulasi adalah sistem transportasi yang membawa berbagai zat. Sistem pencernaan, menguraikan makanan menjadi molekul-molekul kecil zat gizi yang dapat diserap kedalam plasma untuk didistribusikan keseluruh tubuh. Sistem respirasi, mengambil O2 dari dan mengeluarkan CO2 ke lingkungan eksternal. Sistem kemih, mengeluarkan kelebihan garam, air, dan elektrolit lain dari plasma melalui urin, bersama zat-zat sisa selain CO2. Sistem rangka, memberi penunjang dan proteksi bagi jaringan lunak dan organ-organ. Sistem ini juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan kalsium(Ca++). Sistem otot, menggerakan tulang-tulang yang melekat kepadanya. Sistem ini memungkinkan individu m

Contoh Ransum Sapi Jantan Dan Strategi Pemberian Pakan

Image
 MENYUSUN RANSUM  SAPI JANTAN Berikut ini adalah contoh ransum sapi jantan dengan bobot badan 300 kg dengan target kenaikan bobot badan sebesar 1,00 kg perhari. Adapun bahan pakan penyusun ransum adalah : jerami padi, dedak halus kampung, gaplek dan bungkil kelapa. Pemberian BK adalah 3 % berdasar bobot badan dengan imbangan hijauan dan konsentrat adalah 20 % berbanding 80.%.   Penggunaan bungkil kelapa dibatasi maksimal 20 % dari konsentrat. Langkah 1 : sapi jantan dengan BB 300 kg dengan PBBH 1,00 kg/hari membutuhkan zat – zat makanan tertera pada tabel 1. Langkah 2 : Menentukan jumlah konsumsi bahan kering jerami padi, konsentrat  dan bungkil kelapa yang akan diberikan pada  ternak : Jumlah bahan kering (BK) yang dibutuhkan = 3 % x 300 kg = 9 kg Jumlah jerami padi yang akan diberikan = 20 % x 9 kg = 1,8 kg Jumlah konsentrat yang akan diberikan = 80 % x 9 kg = 7,2 kg Jumlah bungkil kelapa = 20 % x 7,2 kg = 1,44 kg Langkah 3 :Mengetahui kandungan zat nutrient jeram

Cara Mengetahui Kualitas Air Mani Dan Mekanisme Kerja Hormon

Image
Pemereriksaan kualitas semen dan hormon-hormon reproduksi jantan dan mekanisme kerja hormon pada bermacam-macam hewan serta formulasi pakan yang baik untuk memenuhi hidup pokok dan mendukung reproduksi sapi jantan Metode Pemeriksaan Kualitas Semen Uji kualitas spermatozoa ada dua tahap : Uji Makroskopis Warna Semen yang normal mempunyai warna putih susu sampai kekuningan. Bila warnanya coklat atau kemerahan berarti semen tersebut telah bercampur dengan darah atau nanah karena adanya luka pada saluran kelamin. Bau Semen mempunyai bau yang khas. Volume Volume semen pada satu kali ejakulasi dan dapat dilihat dari tabung penampungan yang berskala. Konsistensi Kekentalan semen yaitu konsistensi ini berkorelasi dengan konsentrasi spermatozoa. Peniliannya bisa encer, agak kental, kental. pH pH dapat dilihat dengan menggunakan kertas lakmus. Semen yang normal mempunyai pH 6,2–7,8. Uji Mikroskopis Motilitas Massa Pergerakan dari kumpulan spermatozoa, caranya sem

Proses Spermatogenesis Dan Metabolisme Spermatozoa

Image
Diskusikan bagaimana proses spermatogenesis, metabolisme spermatozoa, semen dan komponennya, Proses Spermatogenesis Spermatogenesis adalah proses dimana sel-sel germinal primordial jantan yang disebut spermatogonium menjalani meiosis, dan menghasilkan sejumlah sel yang disebut spermatozoa. Salah satu sel awal dalam jalur ini disebut spermatosit primer. Setiap spermatosit primer membelah menjadi dua spermatosit sekunder, dan masing-masing spermatosit sekunder menjadi dua spermatid atau spermatozoa muda. Sel ini berkembang menjadi spermatozoa matang, yang disebut sel sperma. Dengan demikian, spermatosit primer menghasilkan dua sel, spermatosit sekunder, dengan sub divisi yang menghasilkan empat spermatozoa. Tempat pembentukan sperma berada pada Tubulus Seminiferus di dalam testis. Proses pembentukan sperma ini dinamakan spermatogenesis. Pada Tubulus Seminiferus terdapat dinding yang terlapisi oleh sel Germinal Primitif yang mengalami kekhususan. Sel germinal ini disebut Spermatogo

SISTEM IMUN PADA IKAN

Image
Ikan memiliki dua sistem pertahanan yaitu sistem pertahanan alamiah (innate immunity) dan sistem pertahanan adaptif (adaptive immunity) (Tort et al., 2003). Sistem imun pada ikan belum selengkap pada vertebrata tingkat tinggi tetapi jauh lebih berkembang dibandingkan sistem imun invertebrata. Kemampuan sistem imun non spesifik (innate immunity) terdiri dari mekanisme pertahanan seluler dan humoral. Pertahanan seluler non spesifik diperankan oleh monosit/makrofag, neutrophil/granulosit dan sel cytotoxic non spesifik atau sel NK (natural killer). Sedangkan pertahanan humoral non spesifik melibatkan lectins, enzim lytic (lisozyme, complement), transferrin, ceruloplasmin, c-reactive protein dan interferon. Pada sistem imun adaptive juga terdapat dua mekanisme yaitu respon imun humoral diperantarai oleh antibodi yang diproduksi oleh sel-sel limfosit B (atau biasa disebut dengan sel B). Antibodi akan mengenali antigen-antigen mikrobia, menetralisirnya, dan mengeliminasi mikroba tersebut d

MANAJEMEN KESEHATAN HEWAN

Image
DIET TERAPI PANKREATITIS PADA ANJING ETIOLOGI DAN PATOGENESIS Penyebab primer dari pankreatitis masih belum diketahui. Pankreatitis primer akut diduga penyebabnya dari apa yang hewan itu makan. Pada umumnya memiliki riwayat diet lemak tinggi atau sisa-sisa makanan dari tempat sampah. Pakan tinggi lemak merupakan penyebab paling signifikan atas penyakit pankreatitis akut. Pakan yang memiliki potensi tinggi dalam menstimulasi sekresi enzim pankreatik, dipercaya merupakan penyebab pankreatitis akut. Protein dan lemak merupakan stimulator yang paling poten. Hewan-hewan dengan produksi enzim pencernaan pancreas yang cukup banyak, dapat lebih rawan menderita pankreatitis akut. Hewan yang kekurangan nutrisi justru lebih tidak rawan untuk terkena penyakit ini jika diberikan pakan tinggi protein dan lemak. Bakteri dan agen infeksius lainnya dapat menyebabkan pankreatitis. Bakteri yang umumnya ada dalam banyak pakan kering komersial, dan angkanya lebih tinggi pada pakan basah. Bakteri d

GEJALA KLINIS PADA HEWAN

Image
Gejala yang terlihat pada umumnya adalah berupa manifestasi peradangan otak (ensefalitis) yang akut baik pada hewan maupun manusia. Pada rnanusia keinginan untuk menyerang pada orang lain umumnya tidak ada. Masa inkubasi pada anjing dan kucing berkisar antara 10 hari sampai 8 minggu. Pada sapi, kambing, kuda dan babi berkisar antara 1 -3 bulan. (Pudjiatmoko et al, 2014) Gejala penyakit pada anjing dan kucing hampir sama. Gejala penyakit dikenal dalam 3 bentuk : Bentuk ganas (furious rabies), masa eksitasi panjang. kebanyakan akan mati dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda gila terlihat. Bentuk diam atau dungu (dumb rabies), paralisis cepat terjadi, masa eksitasi pendek. Bentuk asimptomatis : hewan tiba-tiba mati tanpa menunjukan gejalagejala sakit. (Pudjiatmoko et al, 2014)