Posts

Showing posts from December, 2019

Jenis Gangguan Pada Gigi Anjing

Plak/Plaque Penyakit periodontal adalah penyakit mulut yang paling umum pada anjing dengan lebih dari 80% hewan yang terserang (Riggio et al., 2011). Plak adalah salah satu penyakit peiodontal yang berupa lapisan terstruktur berwarna kuning yang melekat erat pada jaringan padat intraoral (Niemic, 2013). Plak merupakan selaput halusyang menempel atau melekat pada gigi akibat kontaminasi dari bakteri yang ada pada air liur dan sisa makanan yang menempel pada gigi. Bakteri dan produk bakteri dapat menyebabkan peradangan pada jaringan lunak. Plak kemudian akan termineralisasi untuk membentuk kalkulus, yang bermigrasi ke sulkus gingiva, menyebabkan peradangan tambahan, kehilangan ligamen periodontal, serta dapat menyebabkan kehilangan gigi (Ford dan Mazzaferro, 2007). Masalah medis yang mempengaruhi rongga mulut anjing harus diidentifikasi sejak dini pada tahap awal, sehingga hewan dapat diobati sebelum menunjukkan gangguan sistemik sekunder serius terkait dengan kekurangan

Anatomi dan Fisiologi Gigi Anjing

Setiap gigi memiliki mahkota (diatas gusi) dan satu atau lebih akar (dibawah gusi). Sebagian besar gigi dewasa terdiri dari dentin yaitu ditutupi oleh enamel pada mahkota dan oleh sementum di akar. Bagian tengah gigi mengandung pula atau sistem endodontik. Enamel Enamel adalah jaringan paling keras dan termineralisasi di dalam tubuh. Tidak memiliki saraf atau suplai darah. Kandungan anorganik dari enamel dewasa berjumlah 96-97% dari berat, sisanya bahan organik dan air. Bahan organik terdiri dari kristal kalsium. Hidroksiapatit disusun dalam suatu model di sudut kanan permukaan gigi. Kandungan organik terbuat dari protein dan peptida terlarut dan tidak terlarut (Gorrel, 2004). Enamel gigi anjig lebih tipis dibandingkan dengan gigi manusia, umumnya berukuran 0,5 mm tebalnya. Formula gigi pada anjing adalah : Gigi susu = 2x (I 3/3; C 1/; P 3/3) = 28 Gigi permanen = 2x (I 3/3; C 1/1; P 4/4; M 2/3) = 42 Dentin Komposisi dentin pada berat basah adalah 70% bahan anorganik, 18