Posts

Showing posts with the label Soren Aabye Kierkegaard

Pemikiran Susanne K. Langer Dalam Memabaca Simbol Pada Seni

Image
Pemikiran Susanne K. Langer Seni merupakan gejala yang hadir dalam kehidupan kita. Seni selalu menjadi perdebatan selama pemikiran manusia masih berlangsung. Seni merupakan sisi lain kehidupan yang tidak tertangkap melalui kehidupan sehari-hari maupun ilmu pengetahuan. Di antara berbagai teori seni yang ada, teori simbol Susanne Langer hadir dengan latar belakang untuk menengahi teori-teori yang saling bertentangan dan bersifat berat sebelah. Seni adalah kreasi bentuk-bentuk simbolik dari perasaan manusia. Sebagai bentuk simbolik, ia bersifat presentasional, yaitu hadir langsung secara utuh dan tunggal, dan dipahami secara langsung, tanpa melalui penjelasan secara nalar. Sebagai simbol seni menunjuk pada kemampuan mengabstraksi pada manusia. Seni sebagai simbol presentasional memiliki ciri virtualitas dan ilusi. Baik virtualitas maupun ilusi mengacu pada kegiatan persepsi, tetapi tidak hanya melalui indera melainkan juga melalui imajinasi. Keberadaan teori simbol Susanne Langer dap...

Para Tokoh Eksistensialisme

Filsafat eksistensialisme ini berkembang cukup lama. Jika dilihat dari para filosofnya, bisa dikatakan bahwa aliran filsafat ini terus berkembang selama hampir satu abad. Ada beberapa filosof eksistensialis. Para eksistensialis yang pernah dikenal antara lain filosof Denmark, Soren Aabye Kierkegaard (1831-1855); filosof Rusia, Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky (1821-1881) dan Nikolai Alexandrovich Berdyaev (1874-1948); filosof Jerman, Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900), Karl Theodor Jaspers (1883-1969), dan Jean-Paul Sartre (1905-1980). Namun dalam tulisan ini penulis membatasi pada beberapa tokoh saja yang dipandang mewakili tokoh-tokoh lainnya, sebagai berikut: Soren Aabye Kierkegaard Soren Aabye Kierkegaard (1813-1855) lahir di Kopenhagen, Denmark. Ia lahir ketika ayahnya berumur 56 tahun dan ibunya 44 tahun. Ia mulai belajar teologi di Universitas Kopenhagen. Ia menentang keras pemikiran Hegel yang mendominasi di Universitas tersebut. Dalam kurun waktu ini ia apatis terha...